Khilafatul Muslimin Daulah Sumatera

Semoga Alloh Meridhoi setiap langkah kita.

Rahmatan Lil Alamin

Bersatu Wajib dan Haram berpecah belah

Besabar dan bertakwa

Sungguh Alloh sebaik baik penolong kepada hambanya yang beriman dalam mengerjakan kebajikan.

Alloh maha mengetahui apa yang mereka perbuat

Alloh akan menolong siapa saja yang berlaku jujur serta meninggalkan perbuatan yang tidak terpuji.

Khalifah adalah ulil amri umat islam sedunia

Tanpa kepemimpinan mustahil umat islam bisa bersatu, dan mustahil hukum Alloh bisa di tegakkan tanpa adanya kepemimpinan dan persatuan umat islam (berkhilafah).

Tampilkan postingan dengan label Lampung Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lampung Selatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 September 2024

Khilafah antara yang dirindukan dan diabaikan

 







Khilafah antara yang dirindukan dan diabaikan

Oleh : Ust. Supriono Hadi 

Wizaarotut Tarbiyyah wat Ta'lim Daulah Sumatera 

Hari ini, hampir tidak ada kalangan yang tak membicarakan bahkan meperdebatkan soal Khilafah. Tak hanya dari kalangan biasa, kalangan akademisi, media televisi, bahkan penguasapun tak luput dari membahas topik panas tersebut.


Namun sayangnya, kebanyakan mereka berpandangan bahwa Khilafah adalah ideologi sesat, terlarang dan bahkan dianggap mengancam keutuhan NKRI. Karena itu, banyak cara penguasa untuk menghentikan dakwah tentangnya, apalagi ketika mereka merasa terancam kekuasaannya seperti saat ini. Stigma negatif dan fitnah keji dilempar ke publik untuk menjerat jamaah dan personal yang memperjuangkannya.


Sebenarnya, tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan adanya dakwah Khilafah hari ini. Karena ia adalah mahkhrojan / jalan keluar (solusi) terhadap segala persoalan umat sesuai syariat Islam.


berKhilafah adalah dalam rangka untuk beribadah kepada Allah untuk melaksanakan perintahNya yaitu bertaqwa sebenar-benarnya Taawa dan tidak mati melainkan dalam keadaan berserah diri kepada Allah sebagaimana dalam Al qur'an surat ali imron ayat 102-103.


Terlebih lagi, Khilafah diyakini sebagai janji Allah SWT dan kabar gembira dari Rasulullah SAW. Pasti akan kembali tegak. Dengan atau tanpa andil kita dalam menegakkannya. Hanya saja juga diyakini jika ketika seseorang memilih untuk ikut andil menegakkannya maka pahala akan Allah SWT limpahkan pada yang mengikutinya. Akan tetapi jika memilih untuk menghalanginya, maka dosa akan Allah SWT berikan pada yang mengingkarinya, dan akan dimasukkan kedalam golongan orang-orang dzolim yang menghalangi tegaknya Khilafah.


Tegaknya Khilafah ini pasti akan terjadi, waktunya semakin dekat. Ini adalah pasti. Salah satu indikasinya adalah semakin represifnya kumpulan orang-orang dzolim terhadap khilafah. Semakin jahatnya makar orang-orang dzolim. Persekusi dan monsterisasi terhadap Khilafah semakin tajam. Larangan tentang pembicaraan Khilafah semakin getol dilakukan oleh orang-orang dzolim, bahkan orang-orang dzolim ini sampai hati untuk menangkap, memfitnah,  memenjarakan bahkan membunuh orang-orang yang berbicara syariat (Khilafah). Padahal Khilafah adalah ajaran Islam, yang Rasulullah Muhammad SAW mengajarkannya kepada para sahabat dan umatnya.


Artinya membenci Khilafah sama dengan membenci ajaran Islam. Membenci ajaran Islam sama dengan membenci Rasulullah Muhammad SAW yang mengajarkannya. Membenci RasulNya sama dengan membenci Allah SWT yang mengutusnya. Maka para pembenci Khilafah adalah kumpulan orang-orang dzolim yang terwesternisasi yang membenci Allah SWT dan RasulNya. Naudzubillah.


Maka tidak akan pernah beruntung orang-orang yang membenci, mempersekusi dan mengkriminalisasi Khilafah. Tersebab seolah mereka berusaha untuk menghalangi terbitnya matahari. Akan sia-sia dan hanya berkontribusi pada tumpukan dosa dan dosa saja.


Waallahu alam bishshowwab

Senin, 02 September 2024

Amal Sholeh (gotong royong) warga Khilafah Se Lampung di Al -Jaamiah Abat Lampung

 


Lampung Selatan, 1 September 2024 — Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi pemandangan yang indah di Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah Jami’ah Abat (PPUI) Margodadi, Lampung, ketika 200 warga Khilafatul Muslimin dari wilayah Bandar Lampung bahu-membahu melaksanakan amal sholeh. Program bulanan yang digagas oleh Khilafatul Muslimin ini difokuskan pada kegiatan pembuatan pagar bambu dan pembersihan area pondok pesantren.

Pagi itu, area PPUI Jami’ah sudah dipenuhi dengan warga yang datang dengan penuh semangat. Mereka membawa berbagai peralatan, mulai dari cangkul, golok, hingga sapu lidi, untuk membantu membersihkan dan memperbaiki area pondok. Pekerjaan dimulai dengan pembuatan pagar bambu yang mengelilingi pondok pesantren, sebuah pekerjaan yang membutuhkan ketelitian dan ketekunan. Di sisi lain, beberapa kelompok warga sibuk membersihkan areal pondok, memastikan lingkungan tetap bersih dan nyaman.

Koordinator kegiatan amal sholeh ini, Ustadz Imam Syaukani, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari program bulanan yang rutin dilakukan oleh warga Khilafatul Muslimin di Lampung. “Ini adalah program bulanan warga Khilafatul Muslimin khususnya yang ada di Lampung. Seluruh aktivitas pembangunan pondok ini, dari awal sampai hari ini adalah hasil kerja keras warga khilafah, tidak ada bantuan proposal,” ujar Ustadz Imam dengan senyum.

Menurut Ustadz Imam, program ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki dan mempercantik lingkungan pondok, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat ukhuwah di antara warga. Melalui amal sholeh seperti ini, warga bisa saling berbagi, bekerja sama, dan merasakan manfaat dari kebersamaan. “Ini bukan sekadar pekerjaan fisik, tetapi juga bagian dari ibadah dan upaya kita untuk terus berbuat baik,” tambahnya.

Antusiasme warga sangat terlihat dari wajah-wajah ceria mereka yang bersemangat menjalankan kegiatan ini. Seorang warga yang ikut serta, Deswan, mengungkapkan rasa syukurnya dapat terlibat dalam kegiatan amal ini. “Kami sangat senang, dengan adanya amal sholeh ini, kami jadi memperbanyak amal yang dapat menghantarkan ke surga-Nya, in syaa Allah. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk beramal bersama, sekaligus mempererat tali silaturahim,” tuturnya.

Warga lain, Fajarudin, juga menyatakan kebahagiaannya bisa terlibat dalam kegiatan ini. “Amal sholeh seperti ini membuat kami merasa lebih dekat satu sama lain. Selain itu, kami juga merasa bangga bisa berkontribusi langsung dalam pembangunan pondok yang menjadi tempat menimba ilmu agama,” kata Fajar sambil tersenyum.

Tak hanya sekadar kegiatan rutin, amal sholeh ini juga menjadi ajang untuk mengasah keterampilan warga, terutama dalam hal pertukangan dan manajemen lingkungan. Proses pembuatan pagar bambu, misalnya, memerlukan teknik khusus yang dipelajari bersama oleh warga. Selain itu, kegiatan pembersihan areal pondok mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari ajaran Islam.

Warga Khilafatul Muslimin berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain. Mereka percaya bahwa dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, setiap tantangan dapat dihadapi dengan lebih ringan. Lebih dari itu, mereka juga berharap bahwa apa yang mereka lakukan dapat menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir meski mereka telah tiada.

Dengan semangat membara dan niat yang tulus, warga Khilafatul Muslimin membuktikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak selalu bergantung pada bantuan eksternal. Mereka yakin bahwa kerja keras, keikhlasan, dan kebersamaan adalah kunci utama untuk mencapai keberhasilan dalam setiap usaha, termasuk dalam membangun pondok pesantren yang mereka cintai.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa amal sholeh tidak hanya membawa manfaat bagi lingkungan, tetapi juga memperkaya jiwa dan mempererat tali silaturahim di antara warga. Dengan harapan dan doa yang tulus, warga Khilafatul Muslimin terus melangkah bersama, membangun dan merawat pondok pesantren dengan segenap hati, demi kebaikan dunia dan akhirat.

Senin, 10 Juni 2024

Wilayah Lampung Selatan BerAmal Sholeh Membersihkan area lokasi Al-Jaamiah Abat Lampung.

 





Lampung. Selasa, 04 Dzulhijjah 1445 H. Dalam rangka beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala khilafatul Muslimin Wilayah Lampung Selatan bersama para warga kekholifahan membersihkan area masjid, Semoga Allah membalas dengan balasan yang lebih baik dan menjadi amal Jaariah.